Jumat, 04 Juni 2010

Saya marah Sekali (threshold pattern) by Hingdrata Nikolay

Seorang karyawan bangun terlambat Senin pagi. Saat terburu-buru, baju kantornya tertumpah kopi paginya. Ia harus mengganti rencana pakaiannya. Terburu-buru, ia menemukan kemudian bahwa bus yang ia biasa tumpangi tidak muncul-muncul dalam 30 menit. Setelah bus tiba, ia menemukan bahwa bus penuh dan ia harus berdesakan. Jalanan macet. Sampai di kantor, ia terlambat 2 jam dan kehilangan tunjangan hariannya hari itu. Ia perhatikan bahwa bajunya berkeringat dan berbau tidak sedap. Ia baru sadar bahwa ia lupa memakai deodorant.

Siangnya, ia menemukan ada laporan yang harus ia buat, dan ada bagian yang lalai sehingga ia tidak dapat membuat laporannya tepat waktu. Ia pun mengamuk pada rekan kerjanya tersebut. Sore itu, selepas pulang kantor, ia mampir ke ATM di dekat rumah dan menemukan bahwa ATM tersebut tidak berfungsi, padahal ia butuh uangnya. Sampai kembali di rumah, sebuah kelakuan ringan saudaranya yang sebetulnya setiap hari sudah biasa seperti, membuatnya mengamuk!

===============



Pagi itu, hari libur, suasana tenang di ruang tamu. Ada seorang Ibu dan anaknya yang berusia 8 tahun di situ. Bel pintu berbunyi, sang anak merespon spontan, bergerak cepat berlari ke pintu. Ia menyenggol sebuah gelas di meja dan minuman tertumpah. Sang Ibu dengan kesal menegur sang anak untuk berhati-hati.

Beberapa menit kemudian, suasana tenang kembali. Tiba-tiba sang anak dipanggil oleh sang ayah. Kembali lagi, sebuah gerakan spontan dan cepat sang anak, membuatnya kembali menyenggol sebuah mangkuk sup di meja makan, dan supnya tertumpah ke taplak meja. Sang Ibu kali ini mulai marah, sedikit membentak sambil setengah memukul, dan berseru agar anak itu berhati-hati.

Siangnya, sang anak makan siang dan seperti biasa ia makan dengan sedikit berantakan. Tapi kali ini, tidak seperti biasa sang ibu mengamuk saat melihat sang anak makannya berantakan.

Sorenya, sang anak membuat kesalahan kecil saat mengerjakan pekerjaan rumah. Ia tidak mengerjakannya dengan rapi, dan sang Ibu benar-benar marah kali ini, dan berteriak dalam frustrasinya!

===============



Dua kisah di atas adalah contoh yang disebut sebagai THRESHOLD PATTERN.
Sebuah titik ledak setelah akumulasi dari beberapa kejadian-kejadian sebelumnya. Ini sebuah pola umum, yang bukan tidak bisa berada dalam kontrol atau kendali kita.

Ini erat hubungannya dengan pola perilaku kita yang menghubung-hubungkan berbagai kejadian dan mencari pola yang mirip untuk memuaskan emosi kita. Dalam keanehan tersendiri, ada kenikmatan dalam mengumpulkan berbagai emosi kecil ini.

Padahal, setiap kejadian tersebut terpisah dan tidak ada hubungan langsung. Tidak mampunya rekan kerja sang karyawan menyediakan data untuk ia membuat laporan tidak ada hubungannya dengan kenyataan bahwa ia terlambat bangun. Perilaku saudaranya yang dianggapnya menjengkelkan tidak ada hubungannya dengan rusaknya ATM. Demikian pula, tumpahnya sup di meja makan oleh sang anak tidak ada hubungannya dengan pola makan harian sang anak. Kesalahan kecil sang anak saat mengerjakan PR tidak ada hubungannya dengan ia menyenggol gelas paginya.

Tapi, lucunya, semuanya dikumpulkan, dijumlahkan, lalu diledakkan bersama! Dengan pola ini, kebencian mudah sekali terpancing. Ini hampir sama dengan saat kita bertengkar dengan seseorang kita mengumpulkan berbagai memori jelek dengan orang tersebut, kita putarkan kembali semuanya di kepala kita, kita jumlahkan dari kejadian ke kejadian, plus kejadian sekarang. Dengan pola ini, ledakan emosi tidak akan tertahankan! Sang karyawan tidak meledak karena perilaku saudaranya. Ia meledak karena ia membiarkan dirinya mengumpulkan dan mengakumulasi setiap kejadian yang ia persepsikan sebagai buruk tersebut. Sang ibu tidak meledak karena apa yang dilakukan anaknya dengan PR-nya. Ini terjadi karena ia menghubungkan berbagai kejadian sepanjang hari dan menjumlahkan semuanya menjadi niat, tujuan, bahkan jati diri sang anak.



Nah, sebetulnya dengan pola yang sama, kebahagiaan atau rasa sayang mudah sekali distimulasi pula. Ini seperti saat kita hendak marah, kita memanggil kembali memori terbaik kita bersama orang tersebut. Kita putarkan kembali semua memori terbaik di kepala kita, sehingga sebuah kejadian buruk yang saat ini kita hadapi tidak sampai meledak, dan lenyap ditelan berbagai memori terbaik. Ini sama saja saat satu kejadian baik di pagi hari, dijumlahkan dengan berbagai kejadian menggembirakan siang dan sorenya, walaupun kecil, lalu diledakkan sebagai hari yang membahagiakan.

Tentu saja, tidak semua hal yang terjadi di sekitar kita di bawah kendali langsung kita. Bedanya, kita punya kontrol pada bagaimana berbagai kejadian atau situasi ini disusun, diproses, dan dimaknakan di otak kita. Kecerdasan emosional bisa sesederhana mengelola dan menyusun berbagai kejadian dan situasi dalam pikiran kita.



Sekarang, saat Anda tahu pola THRESHOLD ini, ingat bahwa kalau Anda kumpulkan berbagai memori, hubung-hubungkan, akumulasikan, Anda sendiri yang MEMILIH meledakkan emosi tersebut. Kalau memori buruk yang Anda kumpulkan, ledakan emosi negatif tidak terhindarkan. Ini bisa saja bermanfaat, misalnya, saat anda kumpulkan berbagai memori ketidakenakan dalam hidup Anda, lalu membuat Anda meledak karena muak dengan hidup menderita sehingga Anda bisa termotivasi. Tapi kalau ini sampai merugikan hari Anda, menyakiti orang-orang yang Anda sayangi, mensabotase keberhasilan Anda, dll., maka sudah tidak bermanfaat lagi! Kalau dari kekesalan pada sebuah perilaku seseorang menjelma menjadi kebencian, maka Anda tahu, bahwa Anda sedang menuju atau berada di THRESHOLD atau titik balik ledak Anda! Ini yang membuat 'kekesalan Anda pada perilaku seseorang' menjelma menjadi 'kebencian pada orangnya', bahkan termasuk pada orang-orang yang Anda kasihi.

Ini soal PILIHAN. Memang ada kenikmatan tersembunyi di balik menyusun dan mengakumulasi emosi buruk, ini termasuk mengumpulkan marah atau bahkan menjadi pesimis, merasa menjadi korban, dll.

Kembali ini soal PILIHAN.





== Ingat, ini bukan soal benar atau salah, tetapi lebih kepada apakah pola ledak Anda bermanfaat atau tidak.==

Pelajaran dari PENCIL

Seorang cucu bertanya kepada neneknya yang sedang menulis dengan mempergunakan pensil.

Sang cucu bertanya : "Nenek lagi menulis tentang aku ya atau tentang pengalaman kita ?"


Mendengar pertanyaan cucunya, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada cucunya, "Sebenarnya nenek sedang menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi tulisan ini yaitu pensil yang nenek pakai."

"Nenek berharap kamu bisa seperti pensil ini ketika kamu besar nanti" ujar sang nenek.



Mendengar jawaban itu, si cucu kemudian melihat pensil yang dipakai neneknya dan bertanya kembali kepada si nenek karena dia tidak melihat ada yang istimewa dari pensil yang dipakai neneknya.

"Tapi nek sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya dan tidak ada yang istimewa." ujar si cucu.



Si nenek kemudian menjawab, "Itu semua tergantung bagaimana kamu melihat pensil ini."

"Pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa kamu contoh untuk membuat hidupmu selalu bahagia kalau kamu selalu memegang prinsip-prinsip itu didalam hidupmu."



Si nenek kemudian menjelaskan ke - 5 kualitas dari sebuah pensil.



"Kualitas pertama, pensil mengajarkan kamu bahwa kamu bisa berbuat hal-hal yang hebat dalam hidupmu. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, dia tidak bisa bergerak dan menghasilkan karya dengan sendirinya. Kamu jangan pernah lupa kalau ada tangan yang memegang dan selalu membimbing langkah kamu dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan selalu membimbing Kita menurut kehendakNya".



"Kualitas kedua, dalam proses menulis, nenek kadangkala harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil nenek. Rautan ini pasti akan membuat si pensil menderita.

Tapi setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan kamu, dalam hidup ini kamu harus berani menerima penderitaan dan kesusahan dalam bentuk pergumulan untuk menajamkan serta membuatmu terus bertumbuh sehingga menghasilkan kualitas yang lebih bagus karena proses tersebut akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik".



"Kualitas ketiga, pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus untuk memperbaiki yang salah. Oleh karena itumemperbaiki kesalahan bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantumu menjadi lebih baik dan tetap berada pada jalan yang benar".



"Kualitas keempat, bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan bagian dalamnya yaitu arang yang ada didalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, jagalah selalu hatimu, karena dari dalam hatimu akan terpancar kualitas kehidupanmu.



"Kualitas kelima, sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan. Seperti juga kamu, kamu harus sadar kalau apapun yang kamu perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan tanda, entah itu baik atau jahat. Oleh karena itu selalulah berhati-hati dan menjaga semua tindakan yang kamu lakukan".



==>Sumber: Anonymous<==

Kamis, 03 Juni 2010

Pertanyaan Seks dari Anak dan Cara Menjawabnya

Orangtua kerap terkaget-kaget jika si kecil bertanya hal-hal yang terkait seks. 'Ibu penis itu apa?', 'Apa penis bisa copot?', 'Kenapa anak laki pipis sambil berdiri?', 'Kenapa ibu punya payudara?'. Cari tahu bagaimana cara menjawabnya.

Kemajuan teknologi membuat anak mudah mendapat informasi dari mana pun. Jadi jangan heran jika anak-anak sekarang sangat kritis dan selalu ingin tahu mengenai segala hal termasuk tentang seks dan organ pribadinya.

Karena itu orangtua harus mulai mempersiapkan jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan seputar hal tersebut. Hal ini untuk menghindari anak mencari tahu dari sumber yang salah sehingga bisa membuat persepsi yang salah mengenai seks.

Seperti dikutip dari buku Questions Kids Ask About Sex, karangan J. Thomas Fitch dan Melissa R. Cox, yang diterbitkan ANDI, Kamis (3/6/2010) ada beberapa pertanyaan seputar seks yang biasanya diajukan oleh si kecil dan cara menjawab bagi orangtuanya, yaitu:

Contoh pertanyaan dan jawaban untuk anak-anak di bawah 5 tahun (balita):

Dari mana aku berasal?
Kebanyakan balita selalu menanyakan dari mana ia datang dan bagaimana ia diciptakan. Tapi orangtua juga harus mengetahui apa yang ingin diketahui oleh anaknya. Jika si kecil ingin tahu mengenai proses kelahiran maka orangtua bisa menjawab dengan "Kamu tumbuh di dalam perut ibu dan semua ibu punya tempat khusus di mana bayi bisa tumbuh di dalamnya. Tempat tersebut dinamakan rahim atau kandungan, jika waktunya sudah siap maka kamu akan keluar dari perut ibu".

Bagaimana caranya bayi keluar?
Ibu bisa menjawab, "Para ibu memiliki lubang khusus di antara kedua kakinya yang disebut dengan vagina, ditempat itulah bayi akan keluar ketika waktunya sudah tiba".

Bagaimana bayi masuk ke dalam tubuh?
"Ibu membuat telur yang sangat kecil-kecil di dalam tubuhnya. Kemudian telur itu akan keluar, dan jika bertemu dengan sperma dari ayah maka telur itu mulai tumbuh menjadi bayi. Karenanya untuk menghasilkan bayi dibutuhkan ayah dan ibu".

Apakah aku juga akan punya bayi?
Jika anak perempuan yang menanyakan hal ini, maka bisa menjawab "Ya, ketika kamu dewasa dan menikah mungkin kamu akan memiliki bayi". Tapi jika anak laki-laki yang bertanya, maka bisa menjawab, "Tidak bisa, anak laki-laki tidak memiliki tempat khusus untuk bayi seperti yang ada pada perempuan".

Mengapa ibu punya payudara?
"Ibu memiliki payudara untuk menyusui bayinya yang baru lahir, karena ASI (air susu ibu) adalah makanan terbaik untuk bayi".

Apa itu penis?
"Penis adalah bagian tubuh yang berbentuk seperti jari dan menggantung di antara kedua kaki anak laki-laki atau lelaki dewasa, penis ini akan bertambah besar seiring pertumbuhan anak laki-laki tersebut. Dengan bagian tubuh itu, laki-laki bisa buang air kecil".

Apa penisku bisa lepas?
"Tidak bisa, penis akan selalu menjadi bagian dari tubuh. Bagian ini sama seperti hidung atau telinga yang akan bertambah besar tapi tidak akan terlepas".

Bolehkah temanku memegang penisku?
"Tidak boleh. Penis adalah bagian tubuh yang hanya menjadi milik orang tersebut dan merupakan milik pribadi. Tak seorangpun boleh memegangnya, kecuali ada masalah pada penis sehingga perlu diperiksa oleh dokter atau orangtua. Selain itu kamu juga tidak boleh memegang penis temanmu, atau vagina teman perempuanmu".

Apa itu vagina?
"Vagina adalah bagian tubuh perempuan yang digunakan untuk buang air kecil. Vagina merupakan jalan keluarnya bayi jika seorang perempuan sudah dewasa".

Mengapa aku punya pusar?
"Pusar adalah tempat tali pusar tersambung saat masih berada di dalam perut ibu. Pusar itulah yang membantu bayi untuk makan dan minum saat dikandungan".

Kenapa anak perempuan pipis sambil jongkok di kamar mandi?
"Anak perempuan ke kamar mandi sambil berjongkok atau duduk karena alat kelaminnya berada di dalam tubuh, dan saluran kemihnya (saluran tempat keluarnya air seni) berada di antara kedua kakinya".

Kenapa anak laki-laki pipis sambil berdiri?
"Anak laki-laki pergi ke kamar mandi sambil berdiri karena saluran kemihnya berada di penis. Karena penis berada di luar tubuh, maka anak laki-laki dapat buang air kecil sambil berdiri. Tapi anak laki-laki akan jongkok atau duduk jika buang air besar".

Bagaimana jika anak bertanya apa itu seks atau bercinta?


Menurut J. Thomas Fitch anak tahu istilah ini biasanya mendengar dari orang yang lebih tua, atau dari televisi. Jika anak tanya apa itu seks, menurut Thomas sebaiknya orangtua bisa balik bertanya dulu. "Menurut kamu apa itu seks?", "Apa yang sudah kamu dengar tentang seks?".

Dari jawaban anak akan memberi petunjuk mengenai apa yang telah didengarnya dan membantu orangtua bagaimana harus menjawabnya.

Jika anak menunjukkan keingintahuan tapi hanya samar-samar info yang diperolehnya bisa diberikan jawaban, "Bercinta adalah cara ayah dan ibu menunjukkan bahwa kami saling mencintai dan kami akan saling memeluk erat".

Tapi jika anak sudah mengerti sedikit bisa diberi penjelasan, "Ketika ayah dan ibu bercinta, ayah memasukkan sperma ke dalam tubuh ibu dengan cara ini seorang bayi bisa dibuat".

Rabu, 02 Juni 2010

Anda Ingin Tau ?

Siapakah orang yang sibuk?
Orang yang sibuk adalah orang yang tidak mengambil berat akan waktu
solatnya seolah-olah ia mempunyai kerajaan seperti kerajaan Nabi Sulaiman
a.s.

Siapakah orang yang manis senyumanya?
Orang yang mempunyai senyuman yang manis adalah orang yang di timpa
musibah lalu dia kata "Inna lillahi wainna illaihi rajiuun." Lalu sambil
berkata,"Ya Rabbi Aku redha dengan ketentuanMu ini", sambil mengukir
senyuman.

Siapakah orang yang kaya?
Orang yang kaya adalah orang yang bersyukur dengan apa yang ada dan tidak
lupa akan kenikmatan dunia yang sementara ini.

Siapakah orang yang miskin?
Orang yang miskin adalah orang tidak puas dengan nikmat yang ada senantiasa
menumpuk-numpukkan harta.

Siapakah orang yang rugi?
Orang yang rugi adalah orang yang sudah sampai usia pertengahan namun masih
berat untuk melakukan ibadat dan amal-amal kebaikkan.

Siapakah orang yang paling cantik?
Orang yang paling cantik adalah orang yang mempunyai akhlak yang baik.

Siapakah orang yang mempunyai rumah yang paling luas?
Orang yang mempunyai rumah yang paling luas adalah orang yang mati membawa
amal amal kebaikan di mana kuburnya akan di perluaskan sejauh mata
memandang.

Siapakah orang yang mempunyai rumah yang sempit lagi dihimpit?
Orang yang mempunyai rumah yang sempit adalah orang yang mati tidak
membawa amal-amal kebaikkan lalu kuburnya menghimpitnya.

Siapakah orang yang mempunyai akal?
Orang yang mempunyai akal adalah orang-orang yang menghuni syurga kelak
kerana telah mengunakan akal sewaktu di dunia untuk menghindari siksa
neraka.

Siapakah org yg bijak?
Orang yg bijak ialah org yg tidak membiar atau membuang email ini begitu
sahaja, malah dia akan menyampaikan pula pada org lain untuk dimanfaatkan
dan ambil iktibar sebagai sandaran dan buat pedoman kehidupan kita
seharian.

AKU TAK SELALU MENDAPATKAN APA YANG KUSUKAI

AKU TAK SELALU MENDAPATKAN APA YANG KUSUKAI, OLEH KARENA
ITU AKU SELALU MENYUKAI APAPUN YANG AKU DAPATKAN.


Kata-Kata di atas merupakan wujud syukur. Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai,tentram dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.

Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur. Pertama : Kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki. Katakanlah anda telah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang terbaik. Tapi anda masih merasa kurang. Pikiran anda dipenuhi target dan keinginan. Anda begitu terobsesi oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang.

Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan .Kita tetap tak puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi, betapapun banyaknya yang kita miliki, kita tak pernah menjadi "KAYA" dalam arti yang sesungguhnya.

Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang ''kaya''. Orang yang
''kaya'' bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apapun yang mereka miliki.Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan,tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaan tak tenteram. Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan yang Anda miliki, dan syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup.

Pusatkanlah perhatian Anda pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, dan orang-orang di sekitar Anda. Mereka akan menjadi lebih menyenangkan. Seorang pengarang pernah mengatakan, ''Menikahlah dengan orang yang Anda cintai,setelah itu cintailah orang yang Anda nikahi.'' Ini perwujudan rasa syukur.

Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tak dapat membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat seseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga si kakek berhenti mengeluh dan mulai bersyukur.

Hal kedua yang sering membuat kita tak bersyukur adalah kecenderungan membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai,lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita.Saya ingat, pertama kali bekerja saya senantiasa membandingkan penghasilan saya dengan rekan-rekan semasa kuliah. Perasaan ini membuat saya resah dan gelisah. Sebagai mantan mahasiswa teladan di kampus, saya merasa gelisah setiap mengetahui ada kawan satu angkatan yang memperoleh penghasilan di atas saya. Nyatanya, selalu saja ada kawan yang penghasilannya melebihi saya. Saya menjadi gemar bergonta-ganti pekerjaan, hanya untuk mengimbangi rekan-rekan saya. Saya bahkan tak peduli dengan jenis pekerjaannya, yang penting gajinya lebih besar.
Sampai akhirnya saya sadar bahwa hal ini tak akan pernah ada habisnya. Saya berubah dan mulai mensyukuri apa yang saya dapatkan. Kini saya sangat menikmati pekerjaan saya. Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri. Ada cerita menarik mengenai dua pasien rumah sakit jiwa. Pasien pertama sedang duduk termen ung sambil menggumam, ''Lulu, Lulu.''Seorang pengunjung yang keheranan menanyakan masalah yang dihadapi orang ini. Si dokter menjawab, ''Orang ini jadi gila setelah cintanya ditolak oleh Lulu.'' Si pengunjung manggut-manggut, tapi begitu lewat sel lain ia terkejut melihat penghuninya terus menerus memukulkan kepalanya di tembok dan berteriak, ''Lulu, Lulu''. ''Orang ini juga punya masalah dengan Lulu? '' tanyanya keheranan. Dokter kemudian menjawab, ''Ya, dialah yang akhirnya menikah dengan Lulu.'' Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki. Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi. Saya ingin mengakhiri tulisan ini dengan cerita mengenai seorang ibu yang sedang terapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap berbahagia. Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab, ''Saya mempunyai dua anak laki-laki. Yang pertama sudah meninggal, yang kedua hidup di tanah seberang. Kalau berhasil selamat, saya sangat bahagia karena dapat berjumpa dengan anak kedua saya. Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya juga akan berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga.''
Bersyukurlah !
Bersyukurlah bahwa kamu belum siap memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan....
Seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan ?

Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu ...
Karena itu memberimu kesempatan untuk belajar ...

Bersyukurlah untuk masa-masa sulit ...
Di masa itulah kamu tumbuh ...

Bersyukurlah untuk keterbatasanmu ...
Karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang ...

Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru ...
Karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu ...

Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat ...
Itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga ...

Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih ...
Karena itu kamu telah membuat suatu perbedaan ...

Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal yang baik...Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa surut...

Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif ...

Temukan cara bersyukur akan masalah-masalahmu dan semua itu akan enjadi
berkah bagimu ...

Sumber: Unknown

Keutamaan hari Jumat

Keutamaan hari Jumat

Mungkin banyak kita yang tidak mengetahui bahwa hari Jum'at adalah hari yang baik, seperti ada beberapa hadist menyatakan itu. Dari Abu Hurairah r.a bahwa Rasullullah saw bersabda:
"Sebaik-baik hari yang terbit matahari padanya adalah hari Jumat. Pada hari itulah Adam diciptakan, di waktu itu pula ia dimasukkan dalam surga dan waktu itu juga ia dikeluarkan daripanyanya. Kiamatpun tidak akan terjadi kecuali pada hari Jumat." (Diriwayatkan oleh Muslim,Abu Daud, Nasa'a serta Turmudzi yang mensahkannya)


1. Berdoa pada hari Jumat
Sepatutnya seseorang itu berdoa pada saat terakhir dari hari Jumat.
Dari Abu Sa'id serta Abu Hurairah r.a., bahwa Nabi sw bersabda:
" Pada hari Jumat itu ada suatu saat, dimana tidak seorang
Muslimpun yang memohonkan seseuatu kebaikan kepada Allah
Ta'ala dan waktunya bertepatan dengan saat itu, melainkan
pasti Allah akan mengabulkan permohonannya. Dan saat itu
adalah sesudah Ashar"

Kemudian dari Jabir r.a dari Nabi saw bersabda:
"Hari Jumat itu terdiri dari dua belas saat, di antaranya terdapat
suatu saat, dimana tiada seorang hamba Muslim pun yang
memohonkan sesuatu kepada Allah Ta'ala, dan waktunya
bertepatan dengan saat itu, melainkan akan dikabulkan oleh
Allah. Dan carilah saat itu pada waktu-waktu terakhir
setelah Ashar" (Diriwayatkan oleh Nasa'i dan Abu Daud, juga
oleh Hamin dalam Al Mustadrak dan dinyatakannya shahih
menurut syarat Muslim. Juga Hafizh dlam buku Al-Fat-h
menggap isnadnya hasan).

2. Sunat memperbanyak bacaan shalawat pada malam dan pada hari Jumat
Dari Aus bin Aus r.a Rasulullah saw bersabda:
"Harimu yang paling utama ialah hari Jumat. Pada hari itulah
Adam dicipta dan pada hari itu pula dicabut rohnya, serta pada
waktu itu pula ditiup sangkakala dan dimatikan semua manusia.
Karena itu perbanyaklah membaca shalawat atasku, dan
bacaanmu itu akan disampaikan kepadaku". Para sabahat
bertanya: "Ya rasulullan, bagaimana caranya bacaan shalawat
itu disampaikan kepada Anda, padahal waktu itu jasad Anda
telah hancur luluh ? Ujar Nabi saw: " Sesungguhnya Allah 'azza
wajalla telah melarang bumi untuk memakan jasat pada Nabi.
(Diriwayatkan oleh Buchari, Muslim, Abu Daut dan Nasa'i)

3. Membaca Surat Kahfi pada siang dan malam Jumat
Pada malam dan siang hari Jumat disunatkan pula membaca
surat Al-Kahfi, berdasarkan hadists dari Abu Sa'id Al Khudri
bahwa Nabi saw bersabda: "Barang siapa membaca sura Kahfi
pada hari Jumat, maka ia akan diberi cahaya yang dapat
meneranginya diantara kedua Jumat". (Riwayat Nas'i, Baihaqi
dan Hakim)
Dari Ibnu' Umar bahwa Nabi bersabda:
"Barang siapa membaca surat Kahfi pada hari Jumat, maka
cahaya akan memancar dari bahwa kakinya hingga menjulang
keatas langit dan akan meneranginya pada hari kiamat, serta
diampuni dosa-dosanya yang terdapat diantara dua Jumat."
(Diriwayatkan oleh Ibnu Mardawih dengan sanad yang tidak
bercacat)

4. Mandi, berhias, menggosok gigi dan berharum-harum.

Semua yang tersebut itu dusunatkan bagi orang yang hendak
menghadiri pertemuan dengan ornag banyak, terutama shalat
Jumat di Mesjid. Dalam hal ini tidak ada perbedaan diantara
lelaki dengan wanita, besar atau kecil, tua atau muda, musafir
atau mukim. Ringkasnya hendaklan dalam keadaan bersih dan
berhias dengan jalan mandi dan mengenakan pakaian yagn
terbaik, menggosok gigi dan berharum-harum . Seperti dalam
beberapa hadist.
Dari Abu Said r.a. dari Nabi saw bersabda:
"Setiap orang muslim hendaklah mandi pada hari Jumat,
menedakan pakaiannya yang terbaik dan kalau punya,
hendaklah pula memakai harum-harum" (riwayat Ahmad serta
Bukhari dan Muslim)
Dari Ibnu Salam r.a. Nabi SAW bersabda:
"Apa salahnya bila kamu membeli sepasang pakaian lagi untuk
persediaan pada hari Jumat, disamping sepasang pakaian untuk
bekerja" (Riwayat Abu Daud dan Ibnu Majah).

5. Datang ke Jumat lebih cepat

Disunatkan datang lebih pagi ke shalat Jumat, kecuali bagi
Imam Dari Abdullah bin Mas'ud, Nabi Saw bersabda:
"Orang-orang nanti pada Hari Kiamat akan duduk berurutan
menurut kesegaran mereka pergi ke shalat jumat, yakni yang
pertama, kedua, ketida dan keempat (Riwayat Ibnu Majah, Al-
Mundziri)
Dari Abu Hurairah bahwa Nabi saw bersabda:
"Barang siapa mandi pada hari Jumat sebagai mandi janabat,
kemudian ia pergi ke Mesjid, maka seolah-olah ia berkurban
seekor unta, yang pergi pada saat kedua, seolah-olah berkurban
lembu,yang pergi pada saat ketiga, seolah-olah berkurban
kambing yang bertanduk, yang pergi pada saat keempat,
seolah-olah berkurban ayam, dan yang pergi pada saat kelima,
seolah-olah berkurban telur. Dan apabila imam telah datang,
maka hadirlah semua Malaikat untuk mendengarkan khotbah.


6. Disyariatkan shalat sunat sebelum Jumat.

Sebelum Jumat disunatkan shalat sunat selam mam belum
datang untuk berkhotbah. Kalau sudah datang maka haruslah
diurungkan.
Dari Abu Hurairah r.a Nabi saw bersabda:
"Barang siapa mandi pada hari Jumat kemudian mendatangi
shalat Jumat dan bershalat sekadar kuasanya, serta ia diam
mendengarkan khotbah imam sampai selesai, lalau id bershalat
bersamanya, maka diampunilah dosa-dosanya yang terdapat
diantara Jumat itu dengan Jumat berikutnya dan ditambah tiga
hari' (Riwayat Muslim)

Make Changes

Saya seorang mantan guru sekolah musik dari Des Moines, Iowa. Saya mendapat nafkah dengan mengajar piano-selama lebih dari 30 tahun. Selama itu, saya menyadari tiap anak punya kemampuan musik yang berbeda. Tapi saya tidak pernah merasa telah menolong walaupun saya telah mengajar beberapa murid berbakat.

Walaupun begitu, saya ingin bercerita tentang murid yang "tertantang secara musik". Contohnya adalah Robby. Robby berumur 11 tahun, ketika ibunya memasukkan dia dalam les untuk pertama kalinya. Saya lebih senang kalau murid (khususnya laki-laki) mulai ketika lebih muda, saya jelaskan itu pada Robby. Tapi Robby berkata, ibunya selalu ingin mendengar dia bermain piano. Jadi saya jadikan dia murid.

Robby memulai les pianonya dan dari awal saya pikir dia tidak ada harapan. Robby mencoba, tapi dia tak mempunyai perasaan nada maupun irama dasar yang perlu dipelajari. Tapi dia mempelajari benar-benar tangga nada dan beberapa pelajaran awal yang saya wajibkan untuk dipelajari semua murid.

Selama beberapa bulan, dia mencoba terus dan saya mendengarnya dengan ngeri dan terus mencoba menyemangatinya. Setiap akhir pelajaran mingguannya, dia berkata, "Ibu saya akan mendengar saya bermain pada suatu hari."

Tapi rasanya sia-sia saja. Dia memang tak berkemampuan sejak lahir. Saya hanya mengetahui ibunya dari jauh ketika menurunkan Robby atau menjemput Robby. Dia hanya tersenyum dan melambaikan tangan tapi tidak pernah turun. Pada suatu hari, Robby tidak datang lagi ke les kami. Saya berpikir untuk menghubunginya, tapi karena ketidakmampuannya, mungkin dia mau les yang lain saja. Saya juga senang dia tidak datang lagi. Dia menjadi iklan yang buruk untuk pengajaran saya!

Beberapa minggu sesudahnya, saya mengirimkan brosur ke tiap murid, mengenai pertunjukan yang akan dilaksanakan. Yang mengagetkan saya, Robby (yang juga menerima brosur) menanyakan saya apakah dia bisa ikut pertunjukan itu.

Saya katakan kepadanya, pertunjukan itu untuk murid yang ada sekarang dan karena dia telah keluar, tentu dia tak bisa ikut.

Dia katakan bahwa ibunya sakit sehingga tak bisa mengantarnya ke les, tapi dia tetap terus berlatih. "Bu Hondrof... saya mau main!" dia memaksa. Saya tidak tahu apa yang membuat saya akhirnya membolehkan dia main dipertunjukan itu. Mungkin karena kegigihannya atau mungkin ada sesuatu yang berkata dalam hati saya bahwa dia akan baik-baik saja.

Malam pertunjukan datang. Aula itu dipenuhi dengan orang tua, teman, dan relasi. Saya menaruh Robby pada urutan terakhir sebelum saya ke depan untuk berterima kasih dan memainkan bagian terakhir. Saya rasa kesalahan yang dia buat akan terjadi pada akhir acara dan saya bisa menutupinya dengan permainan dari saya.

Pertunjukan itu berlangsung tanpa masalah. Murid-murid telah berlatih dan hasilnya bagus. Lalu Robby naik ke panggung. Bajunya kusut dan rambutnya bagaikan baru dikocok. "Kenapa dia tak berpakaian seperti murid lainnya?" pikir saya. "Kenapa ibunya tidak menyisir rambutnya setidaknya untuk malam ini?"

Robby menarik kursi piano dan mulai. Saya terkejut ketika dia menyatakan bahwa dia telah memilih Mozart's Concerto #21 in C Major.

Saya tidak dapat bersiap untuk mendengarnya.

Jarinya ringan di tuts nada, bahkan menari dengan gesit. Dia berpindah dari pianossimo ke fortissimo... dari allegro ke virtuoso. Akord tergantungnya yang diinginkan Mozart sangat mengagumkan! Saya tak pernah mendengar lagu Mozart dimainkan orang seumur dia sebagus itu!

Setelah enam setengah menit, dia mengakhirinya denganc rescendo besar dan semua terpaku disana dengan tepuk tangan yang meriah. Dalam air mata, saya naik ke panggung dan memeluk Robby dengan sukacita. "Saya belum pernah mendengar kau bermain seperti itu, Robby! Bagaimana kau melakukannya?"

Melalui pengeras suara Robby menjawab, "Bu Hondorf... ingat saya berkata bahwa ibu saya sakit? Ya, sebenarnya dia sakit kanker dan dia telah berlalu pagi ini. Dan sebenarnya... dia tuli sejak lahir jadi hari inilah dia pertama kali mendengar saya bermain. Saya ingin bermain secara khusus."

Tidak ada satu pun mata yang kering malam itu. Ketika orang-orang dari

Layanan sosial membawa Robby dari panggung ke ruang pemeliharaan, saya menyadari meskipun mata mereka merah dan bengkak, betapa hidup saya jauh lebih berarti karena mengambil Robby sebagai murid saya. Tidak, saya tidak pernah menjadi penolong, tapi malam itu saya menjadi orang yang ditolong Robby. Dialah gurunya dan sayalah muridnya. Karena dialah yang mengajarkan saya arti ketekunan, kasih, percaya pada dirimu sendiri, dan bahkan mau memberi kesempatan pada seseorang yang tak anda ketahui mengapa.

Peristiwa ini semakin berarti ketika, setelah bermain di Desert Storm, Robby terbunuh oleh pengeboman yang tak masuk akal oleh Alfred P. Murrah Federal Building di Oklahoma pada April 1995, ketika dilaporkan... dia sedang main piano. Dan sekarang, tambahan cerita ini. Jika anda mau meneruskan imel ini, mungkin anda berpikir, orang mana di daftar alamat yang tidak "cocok" untuk menerima pesan ini. Orang yang mengirim imel ini yakin bahwa kita dapat membuat perubahan. Kita semua mempunyai ribuan kesempatan tiap hari untuk menyadari rencana Tuhan. Banyak sekali interaksi antara dua orang memberi kita suatu pilihan: Apakah kita meneruskan percikan Ilahi? Atau kita membiarkan kesempatan itu, dan membiarkan dunia semakin dingin dalam prosesnya? Seorang teman mengalikan kesenangan dan membagi kesedihan entah siapa-